Home » Sepak Bola » Terinspirasi anak Rohingya, Indonesia promosikan perdamaian dunia lewat sepak bola

Terinspirasi anak Rohingya, Indonesia promosikan perdamaian dunia lewat sepak bola

Selasa, 8 Mei 2018 18:18:55 - Dibaca : 38

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri akan menyelenggarakan kegiatan Sepak bola untuk Perdamaian (Football for Peace) 2018, bekerja sama dengan Uni Papua Football Community (UPFC) pada September 2018. BERITA TERKAIT

Football for Peace ini diselenggarakan sebagai sarana untuk meningkatkan persaudaraan, persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan komunitas internasional. Serta mempromosikan perdamaian dunia melalui sepak bola sosial.

Sebelum pelaksanaan Football for Peace 2018, akan diselenggarakan eksebisi pertandingan sepak bola yang melibatkan para menteri, Dubes negara-negara sahabat, dan toko-tokoh masyarakat di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dipilihnya sepak bola karena olahraga ini menjadi alat promosi bagi perdamaian. "Saya baru kembali dari Cox's Bazar dan bertemu dengan pengungsi Rohingya di sana. Banyak anak-anak bermain sepak bola itu menumbuhkan karakter mereka," ujar Wakil Menteri Luar Negeri RI A. M Fachir, dalam acara Diplomatic Gathering di Jakarta, Selasa (8/5).

Selama berkunjung ke sana, Fachir menyoroti kehidupan para anak pengungsi yang hidup secara terbatas. Ia menginginkan kegiatan Football for Peace bukan hanya sekedar sebagai turnamen, tetapi juga bermanfaat bagi anak-anak di pengungsian.

"Bagus jika ada bola-bola yang dikirimkan untuk anak-anak di pengungsian," kata dia.

Ketua UPFC, Harry Widjaja menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan Football for Peace sebagai upaya Indonesia untuk mempromosikan perdamaian dunia melalui kegiatan sepak bola sosial.

Tujuan kegiatan Football for Peace 2018 antara lain sebagai upaya Indonesia untuk mempromosikan perdamaian dunia melalui kegiatan sepak bola sosial. UPFC didirikan di Papua tahun 2011, untuk membina suku-suku yang terisolir di Papua melalui sepak bola. Menurut Ketua UPFC, inilah dasar dari pencatuman kata Uni pada Uni Papua FC. Saat ini UPFC telah berdiri di 34 komunitas di Papua, Papua Barat, NTT, Bali, Jawa, Aceh, Kalimantan dan Sulawesi.

Sepak bola sosial di Papua juga ditujukan untuk mempromosikan pembangunan manusia sebagaimana diamanatkan dalam pembangunan nasional dan program PBB yakni Sustainable Development Goals (SDGs). [pan]

Indonesia akan gelar konferensi dunia tentang ekonomi kreatif Paspor hilang di luar negeri? Gunakan aplikasi ini Dilema Indonesia sebagai negara transit para pengungsi 'Aplikasi Safe Travel sangat bagus untuk lindungi WNI di luar negeri'
Kemlu RI imbau WNI tidak lakukan perjalanan ke Suriah Indonesia-Ghana sepakat lawan kampanye negatif kelapa sawit Menlu RI sebut IAF sebagai bentuk komitmen Indonesia kepada Afrika Indonesia minta Gerakan Non-Blok bersatu dukung Palestina

Topik berita Terkait:
  1. Kemenlu RI
  2. Pengungsi Rohingya
  3. Muslim Rohingya
  4. Jakarta

Berikan Komentar

Komentar Pembaca

Sumber :