Home » Keluarga » Tabrak dinding Mabes AD, satu keluarga bawa motor dan ransel diamankan

Tabrak dinding Mabes AD, satu keluarga bawa motor dan ransel diamankan

Senin, 14 Mei 2018 22:20:09 - Dibaca : 105

Merdeka.com - Satu keluarga yang yang menaiki motor diamankan karena menabrak dinding pintu belakang Mabes Angkatan Darat (Mabes AD) di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Setelah diperiksa, orangtua dan anak itu tidak terkait sama sekali dengan terorisme. BERITA TERKAIT

"Saya akan menyampaikan hasil screening benda yang diduga tadi. Kejadian awal sekitar 19.00 WIB. J (42) itu beserta A (32) dan satu anak perempuan berinisial L (3,5) naik sepeda motor dari rumahnya di Kapuk akan menuju Semarang melalui Stasiun Senen," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, di Mabes AD, Senin (14/5).

Saat melintas di pintu belakang Mabes AD, istrinya menepuk punggung suami karena salah jalan. Sepeda motornya lalu oleng hingga menabrak pagar Mabes AD.

Kebetulan, karena akan pergi ke Semarang, mereka membawa dua ransel. Satu ransel panjang besar dan satu kecil.

"Setelah diperiksa, dicek betul mereka mau berangkat buru-buru mau ke Stasiun Senen untuk ke Semarang dalam rangka awal bulan puasa berserta istri dan anaknya. Barang tadi itu karena SOP lihat benar atau tidak. Setelah kroscek dan hasil x-ray, dua ransel itu berisi pakaian-pakaian yang akan dibawa oleh keluarga tadi ke Semarang," ujar Roma.

Tim Gegana Polri sudah meninggalkan Mabes AD pukul 20.40 WIB. Namun, mereka tetap meminta area di depan Mabes AD dikosongkan.

Roma mengatakan tiket ketiganya untuk ke Semarang akan diganti. Namun, mereka akan dimintai keterangan terlebih dahulu oleh polisi.

"Ya ditunda dulu. Nanti kita belikan tiketnya lagi. Dia warga Semarang tinggal di sini di Kapuk. Kerjanya service AC dan sesekali ngojek. Motornya mau dibawa ke ekspedisi juga buat ke Semarang," kata Roma.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [eko]

Polri sebut sel teroris hendak menyerang saat kerusuhan pecah di Mako Brimob Perketat pengamanan, polisi di Yogya dilarang tugas sendirian 25 Orang tewas dalam serangkaian teror bom di Surabaya dan Sidoarjo Usai teror bom Surabaya, Polri waspadai sel tidur JAD di wilayah ini
Jangan sampai insiden pengeboman menimbulkan ketakutan bagi anak-anak Satu kantung mayat disiapkan untuk potongan tubuh bomber yang tercecer di Polrestabes Bom Surabaya dan Sidoarjo, 4 terduga pelaku ditembak mati dan 9 lainnya hidup Polri sebut 10 narapidana terorisme sudah tak ada di Mako Brimob

Topik berita Terkait:
  1. Teror Bom
  2. TNI AD
  3. Jakarta

Berikan Komentar

Komentar Pembaca

Sumber :