Home » Hukum » Polres Sukabumi Kota Sita Ribuan Botol Miras

Polres Sukabumi Kota Sita Ribuan Botol Miras

Rabu, 3 September 2014 03:55:13 - Dibaca : 1656

Polres Sukabumi Kota Sita Ribuan Botol Miras

Sukabumi - Jajaran Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, kembali menyita ribuan botol minuman keras berbagai merek yang tersimpan di gudang di wilayah Kota Paris, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Razia yang dilakukan, Selasa (2/9) oleh Satuan Narkoba dan Shabara ini menyita sebanyak 3.119 botol minuman keras atau miras mulai dari jenis jejamuan, vodka dan lain-lain.

Pihaknya juga sudah menetapkan seorang tersangka yakni Surya (65) yang kemudian dijerat dengan tindak pidana ringan (Tipiring) dan akan disidangkan dalam waktu dekat.

"Razia minuman keras ini dalam rangka cipta kondisi untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan seperti kenakalan remaja dan penyakit masyarakat," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso.

Razia seperti akan rutin dilakukan pihaknya agar di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota bebas dari peredaran narkotika dan minuman keras.

Lebih lanjut, operasi ini juga dilakukan untuk membuat efek jera baik kepada si pemilik, penjual maupun pengguna, karena tindak kejahatan dan gangguan keamanan banyak terjadi akibat si pelaku sebelumnya meminum minuman keras.

Menurut Hari, pihaknya juga masih melakukan pengembangan atas kasus temuan gudang tempat penyimpanan minuman keras ini.

Sebelumnya juga, anggotanya berhasil menyita sekitar 3.600 botol minuman keras yang disimpan di gudang tempat penyimpanan susu formula di daerah Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat jika melihat atau mencurigai sesuatu tempat yang diduga tempat penyimpanan minuman keras untuk segera melapor dan akan langsung ditindak lanjuti," tambahnya.

Selain itu, razia minuman keras ini juga untuk menegakkan peraturan daerah tentang minuman keras yang isinya bahwa Sukabumi harus terbebas dari peredaran barang haram itu karena bisa menyebabkan gangguan keamanan dan merusak masa depan anak bangsa.

Sumber :