Home » Musik » Spank Band: Tanpa lagu anak, generasi muda jadi cabul!

Spank Band: Tanpa lagu anak, generasi muda jadi cabul!

Jum`at, 2 Mei 2014 10:46:12 - Dibaca : 44

Spank Band: Tanpa lagu anak, generasi muda jadi cabul!

Merdeka.com - Viza Mahasa (vokal/gitar), Raiden Soe (drum/backing vokal), Budskie (gitar/backing vokal), dan Monon (bass/backing vokal) yang tergabung dalam band Spank mengatakan adanya keterkaitan dengan music dan generasi muda yang cabul. Menurut mereka, saat ini anak-anak cenderung mengkonsumsi lagu-lagu yang dewasa. Itulah alasan mengapa mereka menulis sebuah lagu yang berangkat dari keprihatinan tersebut berjudul Dewasa Sejak Dini.

"Soalnya saya tulis gara-gara keluarga. Anak kecil di keluarga saya banyak yang jadi korban dewasa sejak dini," kata Viza di bilangan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (30/4).

Jaman dulu, era 80-90an, anak-anak masih disuguhi dengan lagu-lagu yang masih cocok dengan perkembangan jiwa mereka. Lagu dangdut dengan goyang seronok pun hanya menjadi konsumsi orang dewasa.

"Dulu ada Agnes Monica kecil, dan lainnya yang jadi idola, Papa T Bob, Ibu Kasur yang lagu-lagunya sangat dikenal. Itu menjadi pengiring saat kita bermain. Beda ama sekarang yang semua serba gadget, orangtua yang mampu bisa beli. Yang tidak, anak-anaknya akan mencari hiburan ke lainnya, seperti konser musik erotis," lanjutnya.

"Kenyataannya mereka sekarang dewasa sebelum waktunya. Di tv kan banyak goyang-goyang, menyebabkan anak-anak banyak yang udah dandan. Kalau dulu kan anak kecil lucu dandan, bukan karena kedewasaan, ini isu penting," tukas Viza.

Selain keprihatinan itu, dalam album Pemanasan ini, Viza Dkk juga mengangkat lagu bertema cinta. "Kami mengusung tema cinta iya, tapi kita ga pengen kayak yang udah-udah. Tema cinta yang nyeleneh. Yang perlu digaris bawahi di album ini kami ga berusaha mengikuti arus mainstream, ga ngikutin pasar," tandasnya.

(kpl/ato/gtr)

Sumber :